3/26/2014

cara mengatasi setang susah belok


Diameter bola laher makin kecil dan nggak ada sangkarnya
Di trek lurus dengan kecepatan rata-rata, idealnya motor jalan lempeng. Tapi, kalau maunya lurus terus meskipun setang sudah dibelokkan, repot juga. Problem ini seperti setelan komstir yang kelewat keras. Membuat motor susah dibelokkan. Padahal kalau dicek kondisi diam, setang terasa ringan.

“Kalau melihat masalahnya, gejala ini disebabkan setelan laher komstir terlalu kencang. Pada saat bola-bola laher mulai peang, putarannya semakin berat dan tidak stabil lagi. Makanya setang maunya lurus terus meskipun sudah dibelokkan,” ucap Jaja Rusja, mekanik rumah modifikasi Anggrek Custom.

Analisa Jaja, gejala macam ini kerap terjadi pada motor-motor keluaran sekarang. Katanya mur setelan komstir kadang suka berubah sendiri. Sehingga mur di bawah yang punya tugas mengatur kekencangan bola-bola laher jadi makin rapat. Malah bikin berat putaran setir.

“Hal itu diperparah diameter bola-bola laher yang makin kecil dan tidak di tempatkan pada sangkarnya. Begitu kena tekanan keras, bentuk laher gampang berubah dan putarannya jadi enggak stabil,” imbuh mekanik di Jl. HOS Cokroaminoto, Batas Kreo, Ciledug-Tangerang itu.

Nah, sebelum masalah tersebut dialami, baiknya lakukan pemeriksaan. Terutama kekencangan mur pengunci bagian atas dan mur penstabil kekencangan laher di rumah komstir.

Untuk penyetelan, seperti biasa, cover bodi dan tebeng depan dilepas dulu. Biar enak ngerjainnya, mur pengunci setang juga dicopot, agar mur kontra dapat deng­an mudah diatasi.

"Kalau sudah terlihat, coba dulu kendurkan mur kontra bagian atas. Lalu mur kontra pengatur kekencangan rumah komstir diseting ulang biar gerak setang lebih fleksibel. Kalau sudah pas, baru deh mur kontra atas yang dikencangkan. Tapi, agar mur gak ikut mutar, gunakan kunci khusus yang bentuknya seperti catok,” lajut Jaja.
sumber :  http://motor.otomotifnet.com/read/2012/05/29/331010/213/27/Atasi-Komstir-Setang-Susah-Belok