10/17/2013

cara ganti oli sok depan pada satria

Sebagai peranti pendukung kenyamanan, sokbreker kudu rutin dirawat. Terutama olinya, pada batas waktu tertentu perlu diganti (misal 15.000 km). Kalo enggak, tak mustahil bisa mengancam jiwa.

Seperti dialami Agung Setio, warga Karang Tengah, Jakbar. Akibat oli suspensi depannya gak diperhatikan, dia hampir celaka. "Sokbreker gak main. Saat melibas trek keriting, besutan susah dikendalikan," aku pedagang perangkat komputer ini.

Wajar, karena oli suspensi juga ada masa pakainya. "Sama seperti oli mesin," tutur Dedi, mekanik bengkel CO-2 di kawasan Petukangan, Jaksel. Makanya, kalau peredaman depan pada tunggangan sudah mulai ngaco, segera ganti olinya.

gbr.1

gbr.2
Praktiknya gampang, kok. Dedi mau kasih cara melakukan ritual ini yang praktis dan efisien. "Pokoknya gak perlu ngebongkar atau ngelepas suspensi segala, kok," janji penggemar celana pendek ini.

Pertama, siapkan dulu perkakasnya; kunci ring 17, batang besi yang ujungnya dibengkokkan (30 cm), slang akuarium (1 meter), suntikan tanpa ada jarumnya, gelas ukur dan oli sokbreker baru.

Setelah memarkir motor di tempat aman, buka baut sok di bagian atas dulu dengan kunci ring 17 ke arah kiri (gbr.1). "Lakukan hati-hati. Karena tendangan dari per di dalam sok sangat kuat," wanti pria berkumis tipis ini.

Kalo udah copot, gunakan batang besi tipis yang sudah dibengkokkan ujungnya ini untuk mengail dan menarik keluar per soknya. Lalu masukkan slang akuarim yang sudah tersambung dengan suntikan ke dasar batang sok.

Sedot oli yang ada di tabung suspensi ini pakai alat suntik itu. Kalo tabung suntik sudah penuh, pindahkan isi oli ke gelas ukur secara bertahap sampai benar-benar gak ada lagi oli yang tersisa di tabung sok (gbr.2).

Gbr.3
"Nah dari situ kita bisa lihat, seberapa banyak oli yang dituang ke gelas ukur. Nantinya, sebanyak itu pula kita harus isi pada tabung sok (gbr.3)," jabar Dedi seraya bilang, umumnya untuk satu tabung dianjurkan berkisar 80 ml.

Tapi itu bukan harga mati. Kalo mau redaman agak keras atau lembut juga bisa. "Misal biar lebih keras bisa tambah 10-20 ml. Sedang jika mau lebih empuk, ya tinggal lakukan kebalikannya. Semua tergantung jokinya," ulas Dedi.

Setelah memilih tingkat redaman yang kita mauin, silakan tuang oli baru di gelas ukur tadi sampai habis ke dalam tabung sok. Sekarang, masukkan lagi per ke tabung sokbreker dan pasang baut penguncinya pakai kunci 17. "Lakukan hal sama untuk tabung yang satunya lagi," suruh mekanik ramah ini. Enteng kan?
sumber : http://www.otomotif.web.id/service-guidance-ganti-a454.html

9/04/2013

Cara Perbaiki SIL Sokbeker Motor

Peranti pelindung sokbreker depan dari kotoran atau air yang biasa disebut sil terbuat dari sejenis karet. Penyakit utamanya, karena kemakan usia biasanya bocor atau getas. Nih, Arief rachman saleh, pemilik Suzuki Satria FU 150 ini, mengalami hal itu.

Pemicu lain, kotoran yang menempel di sokbreker jarang dibersihkan sehingga menelusup ke sil itu atau bisa juga motor sering dibawa di jalan rusak. “Iya tuh, trek yang gue lalui saat pergi ke kantor banyak yang rusak. Ya gue hajar terus, ketimbang telat sampe di kantor, hehe!” urai pria berpostur subur ini.
Lebih apek, ternyata sok depannya juga sudah diturunin dari standarnya. Jadi gak aneh kalo kinerja peranti itu makin berat. Akhirya, pria biasa disapa Ngip ini membawa besutannya ke bengkel Irwan Motor (IM) buat nyelesain masalah itu.

gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4
Sayang, pas mau ganti sil baru, milik aslinya agak sulit didapat. Tapi untung Irwan Ariyanto, mekanik IM di Jl. Lubang Buaya No.25, Jaktim punya solusi. “Pasang sil sok Yamaha Jupiter Z, sama kok dan harganya pun murah lagi,” ujarnya.
Peranti yang harganya cuma Rp 15 ribu itu langsung diaplikasikan. Yuk, kita simak cara pemasangannya. Agar di saat pelepasan sok lebih gampang, disarankan mencopot ban depan dan sepatbor juga.
Setelah ban lepas, dilanjutkan mencopot batok lampu berikut soket-soket kelistrikan pakai obeng plus (+). Begitu semua terurai, tinggal buka baut di setang dengan kunci 12 (gbr.1). Tahap berikutnya lepas baut di segitiga atas dan segitiga bawah menggunakan kunci 12 (gbr.2).

Gbr 5
Setelah semua tanggal, tinggal tarik sok ke bawah. “Nah, agak susah melepas soknya, tinggal kasih bensin sedikit dan dipukul palu karet untuk memperlancar sok untuk dilepas,” saran Andi.
Berikutnya bersihkan dulu sokbreker dari kotoran. Setelah itu, proses penggantian sil yang sudah rusak. Tapi buka dulu sil sok kiri dan kanan lama lewat cara mencungkil menggunakan obeng min (-) (gbr.3). Cara pasangnya pun tinggal dimasukkan kembali dan ditekan obeng min dilapis kain agar rata dan gak cacat (gbr.4).
Sudah? Ayo kembalikan lagi peranti yang sudah diurai tadi dan kencangkan baut-baut pengikatnya. “Kalo semua udah dipasang, jangan lupa mengukur kembali posisi sok kiri dan kanan dengan menggunakan sigmat (gbr.5) agar rata lagi,” tutup Irwan.
sumber :  http://www.untukku.com/artikel-untukku/cara-hemat-atasi-sil-sokbraker-suzuki-satria-fu-150-bocor-untukku.html

8/25/2013

Cara Mengatasi Cakram Masuk Angin

Rem yang sudah berganti sistem cakram sering kali dikeluhkan penggunanya. Sebab, tak seperti yang dibayangkan, pengendara justru butuh tenaga ekstra untuk menekannya.  
Kondisi demikian ini yang menyebabkan berkendara jadi tak nyaman. Sebab, penggunaan pedal rem tak bisa main feeling, kapan saatnya mijak setengah tenaga dan kapan harus ngotot.
Tapi, fakta yang terjadi bila penggunaan pedal rem kebanyakan mesti ngotot. Apa sih sebenarnya penyebab problem ini ?
Andik dari AJM di Rungkut Kidul Industri 10, Surabaya, Jawa Timur berbagi trik. Menurutnya, problem seperti ini sering kali disebabkan oleh gejala masuk angin.
Langkah awal, dapat memulai dengan mengendorkan baut naple perapat slang rem yang bernaung di master rem.
Saat kondisi mengendorkan, pedal rem jangan sampai ditekan. Biarkan sampai minyak rem merembes di sekeliling napel, sebagai indikasi kalau ruang master disesaki minyak rem.
Kemudian rapatkan lagi. Dan ingat, prosesi ini lakukan dengan posisi reservoir terbuka.
Langkah kedua, waktunya bleeding atau pompa pedal rem berulan-ulang sembari menahan tekanan pedal dan kendorkan secara singkat naple slang rem pada caliper.
Tujuannya, untuk memastikan angin yang terjebak pada jalur minyak rem di slang rem dapat ditekan keluar. Proses ini dinyatakan akan sempurna, ketika cipratan minyak rem dari celah napel memiliki tekanan.
Dengan cara ini, jadi tak perlu lagi membleeding jalur minyak rem lewat baut napel 8 mm, seperti yang biasa dilakukan modifmania.
Sehingga proses untuk mengusir angin yang terjebak dalam jalur minyak rem lebih singkat. "Dan dipastikan pedal rem jadi lebih empuk," kata Andik. (pid/ototrend/jpnn)

sumber : http://www.jpnn.com/read/2015/02/24/288971/Cara-Mengatasi-Rem-Masuk-Angin-


7/19/2013

Mengganti SIL Rem Cakram Belakang Satria FU

Sistem pengereman kudu menggigit alias pakem. Kalo sampai gak ngerem, waduh, bisa celaka dua belas! Ih, amit-amit, bro! Jangan sampai, deh! Makanya, kudu dicek sebulan sekali. Itu hampir terjadi sama Riyanto.

“Pas injak rem belakang terasa blong alias gak ngerem, bro! Untungnya rem depan masih berfungsi dengan baik atau pakem. Padahal, kampas rem belakang masih tebal, langsung aja melipir ke bengkel buat mencari penyakitnya,” ungkap pemilik Suzuki Satria F 150 keluaran 2009.

Sesampainya di bengkel, komponen penggerak rem belakang alias master rem tersebut dibongkar oleh Kahfi Wijaya, mekanik K-22 Garage daerah Pondok Cabe, Tangsel, Jabar.

“Setelah dicek, ternyata sil stut master rem sudah lemah atau keras dan berkarat. Itu bisa terjadi karena umur besutan yang sudah cukup lama, 3 tahun ke atas atau besutan jarang dipakai,” papar pria humoris ini dan part kudu pakai yang baru.

Harga sil stut master rem tersebut seharga Rp 55 ribu (orisinal) dan non-orisinal kisaran Rp 33 ribu. Biar awet dan tahan lama, mending pakai aslinya alias SGP (Suzuki Genuine Part), bro!

Mau bongkar sendiri? Bisa! Sebelumnya tebus part SGP dan siapkan alat-alatnya. Yakni, tang klip, kunci ring 8, 10, 12, minyak rem dan slang putih. Sudah? Bongkar!


1. Pertama lepaskan semua komponen master rem belakang dari dudukanya gunakan kunci ring 10 dan kunci ring 12 buat  membuka baut selan rem.

2. Untuk mengeluarkan stut master rem dengan cara membuka kancing atau klip pake tang klip dan tarik keluar part tersebut.



3. Kalo sudah dilepas semuanya, bersihkan kotoran atau karat yang ada di peranti tersebut dengan bensin dan ampelas. Eits, gosoknya pelan-pelan ya, bro!

4. Karena part SGP itu terpisah, maka kudu rakit dulu, Sil dan per ke stut yang baru. saat memasukkanya diberikan pelumas atau grease, biar gampang, bro! Sreset!



5. Setelah semua bersih dan dipasang seperti semula, dilanjutkan isi minyak rem yang baru.

6/15/2013

Cara Memperbaiki Rem Cakram Satria F150

Kali ini rem cakram macet/lengket alias terkunci terjadi pada Paimo si Pikulan Sayur ( Honda CBR 250R ).
Dan ini harus segera di atasi,karena taruhannya nyawa..
Beruntung kasus rem lengket ini terjadi hanya beberapa meter sebelum sampai di rumah kost.
Alhamdulillaah…   Tuhan Maha Adil dan Maha Tahu
   :-)
Segera lah Mas Sayur menurunkan gerobak dan thethek-bengek nya,lalu segera mengontak seorang teman mekanik di sebuah bengkel umum untuk mengatasi madalah ini.
Deal…mekanik datang,maka Paimo yang masih berlepotan lumpur pun di peiksa.
ADVERTISEMENT
image
Penampakan kaliper rem cakram belakang yang berlepotan lumpur,menimbulkan dugaan jika penyebab lengketnya rem ini adalah piston di kaliper yang terkena kotoran dan air hujan,kemungkinan adanya karat di piston dan lain sebagainya.
Tapi ternyata,setelah kkaliper di buka,petunjuk mulai jelas jika penyebabnya bukan di sini,terlihat dari piston yang baik-baik saja dan piston yang tak mau bergerak ketikapedal rem di injak.
Tuduhan langsung di dakwakan pada Master Rem
image
Setelah master di bongkar,ternyata benar,masternya yang lengket di bagian dalam,tak mau bergerak turun naik,yang menyebabkan rem lengket alias terkunci.
Apa yang terjadi di dalam master rem ini..?
Mari kita lihat penampakannya.
image
Kita keluarkan dulu per dan kepala masternya yang lengket di dalam dengan cara sedikit di tekan dengan besi panjang dari arah berlawanan.
Setelah kedua benda ini keluar,maka kita bisa melihat biang kerok dari lengket alias terkuncinya rem cakram ini.
image
Ujung kepala master yang terbuat dari Alumunium ini berjamur,dan ini lah penyebab rem cakram macet/lengket alias terkunci.
Memang bukan berkarat,karena Alumunium memang tak bisa berkarat,tapi berjamur dan mengeras yang efeknya tak jauh beda dengan karat pada besi,yaitu menghambat pergerakan maju mundur master rem.
Penyebabnya adalah,kondisi cuaca dan kelembaba udara,seringnya pergantian hujan dan panas di daerah kita.
image
Bersdihkan saja ujung yang berjamur tadi dengan rempelas halus.
Tak perlu waktu lama,karena jamur nya juga tak terlalu tebal.
Setelah di bersihkan dan terlihat tak lagi ada jamur,maka master rem bisa di rakit kembali.
image
Setelah master rem di rakit,maka pasang kembali masternya yang terletak di balik pijakan kaki sebelah kanan.
Jangan lupa sekalian cek kondisi cairan rem,jika terlihat kurang maka segera di tambah.
Dan rupanya,kasus seperti ini juga sering terjadi pada varian honda bebek Supra X 125 yang mengaplikasikan rem cakram belakang,dan juga sering terjadi pada Suzuki Satri Fu.

sumber :  http://bakulkangkungjpr1.com/2015/03/13/rem-cakram-macetlengket-alias-terkunciini-penyebabnya/

5/07/2013

Cara Memperbaiki Rantai Keteng Satria F150

Variasi Suzuki Satia F150
Rantai keteng atau rantai kamprat atau sering di sebut juga sebagai timing chain. Rantai keteng berguna untuk menggerakkan chamshaft di cylinder head seterlah menerima putaran dari crankshaft.
timing chain rantai kamprat
Rantai keteng atau rantai kamprat, sering mengalami berbagai masalah. Dari masalah rantai yang sudah kendur hingga masalah rantai kamprat yang mengeluarkan suara berisik.
Sebagai contoh sepeda motor yang sering mengalami masalah rantai keteng berisik adalah Satria Fu. Kalau rantai kamprat bersuara berisik, tentu ini akan mengurangi performa kerja mesin. Untuk mengatasi masalah rantai keteng Suzuki Satria FU yang bersuara, ada baiknya simak ulasan artikel tips dan cara mengatasi, mencegah, memperbaiki rantai keteng Suzuki Satria Fu berisik.
Sebelumnya, perlu diketahu bahwa chamshaft (noken as) berfungsi untuk mengatur beberapa klep di mesin. Klep tersebut terdiri dari klep untuk gas masuk maupun yang keluar ke ruang bakar mesin. Sehingga bila rantai keteng rusak maka proses buka tutup klep juga tidak sempurna, dan pembakaran juga tidak bakal berjalan sempurna.
Variasi Suzuki Satia F150 
Rantai keteng atau rantai kamprat Satria FU yang sudah berumur lima tahun akan mengalami keausan. Selain itu, beberapa perlakuan yang salah terhadap motor juga dapat memicu terjadinya kerusakan tersebut.
Beberapa perlakuan salah terhadap mesin motor antara lain; suhu mesin yang kerap panas melebihi standar, putaran mesin yang tinggi karena motor sering dipacu untuk balap, dan keterlambatan penggantian oli. Bila hal itu terjadi maka rantai akan melar dan kendur, akibatnya menimbulkan suara berisik. Bahkan dalam kondisi ekstrem putus atau rontok.
Untuk mengetahui bahwa masalah suara berisik dari mesin motor Satria Fu tersebut benar-benar dari rantai keteng atau rantai kamprat, caranya cukup mudah. Pertama, panasi mesin motor pada pagi hari dan dengarkan apakah ada suara-suara berisik seperti tek, tek, tek… Kedua, apabila suara tersebut dalam waktu 10-15 menit telah hilang berarti proses pelumasan oli yang bermasalah. Artinya kualitas oli telah jelek, sehingga harus diganti.
Namun, jika ternyata lebih dari 15 menit suara belum hilang berarti rantai atau tensionernya yang bermasalah. Kalau rantai keteng atau rantau kamprat sudah kendor, maka bisa di atasi dengan menyetel ulang tensionernya. Bila penyetelan tensioner sudah mentok, maka rantai keteng atau rantai kamprat harus ganti baru
sumber :  http://apritos.com/1151/cara-mengatasi-rantai-keteng-satria-fu-bunyi/

4/06/2013

Cara Pasang Kepala Lampu Satria F 150

Cara Mengganti Lampu Satria F Baru Dengan yang Lama. Tidak ada perbedaan yang besar antara Satria F lama dengan yang baru, hanya saja yang membedakan adalah pada batok lampu depan dan muffler knalpot. Meskipun banyak yang bilang kalo knalpot Satria F lama memiliki performa yang lebih dibanding design knalpot yang baru. Selain itu ada juga yang bilang kalo batok lampunya terlalu gambot sehingga kesan rampingnya kurang. Sebenarnya kita bisa saja menggantinya dengan lampu Satria F yang lama dan cara merubah wajah Satria F 150 ke wajah yang lama ternyata cukup mudah.


New Suzuki Satria F 150 terbaru memang sengaja tidak dilengkapi dengan panel saklar on off lampu depan, sehingga begitu mesin hidup lampu depan langsung nyala. Hal ini sesuai dengan peraturan baru perundang-undangan kendaraan bermotor yang mewajibkan menyalakan lampu disiang hari untuk mengurangi tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor.


Sebelum bongkar batok lampu New Suzuki Satria F 150 kamu, sebaiknya kamu siapkan dulu perlengkapan batok lampu Satria F lama berikut ini.
  1. Rangka besi sebagai dudukan lampu Satria F lama. Part ini bisa kamu dapatkan di dealer resmi Suzuki harga kisaran 75.000
  2. Spidometer Satria F lama. Part ini bisa kamu beli di dealer resmi Suzuki harga sekitar 50 ribu 
  3. Batok lampu Satria F lama, kalo yang original harganya sangat mahal sekitar 300 ribuan. Kalo yang imitasi cuma sekitar 75 ribuan sudah komplit tinggal pasang, tapi resikonya pencahayaan lampu kurang fokus dan kurang terang, tapi kalo cuma mau buat keren-kerenan sih sudah oke punya
Udah cuma itu aja perlengkapanya, sekarang tinggal kamu bongkar batok lampu Satrianya dengan melepas kedua sekrup dibagian samping batok. Jangan lupa sewaktu melepas perhatikan baik-baik tata letak antar komponen, sehingga waktu pemasangan nanti tidak kebingungan. Ikuti petunjuk yang ada saja karena sebenarnya tidak ada perbedaan yang besar diantara keduanya.

Resiko penggantian batok lampu Satria F lama ini yaitu, indikator lampu ECU tidak bisa dipasang, karena pada Satria F lama belum dilengkapi dengan perangkat ini. Semoga sedikit tips ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
sumber : http://tips-kamu.blogspot.co.id/2013/05/cara-mengganti-batok-lampu-satria-fu-150.html