Showing posts with label Aksesoris. Show all posts
Showing posts with label Aksesoris. Show all posts

11/05/2015

Klanlpot Racing Mirip GP untuk Satria FU

Suaranya asik bener bro...kayak motor GP nya Rossi... recomend banget nih knalpot...
 

10/01/2015

Menghilangkan suara ctak-ctaak / berisik di rantai Satria FU -

 Menghilangkan suara ctak-ctaak / berisik di rantai Satria FU - Haloo gan ketemu lagi di blog kecil ini, kali ini ane mau berbagi sedikit tips buat penunggang Satria FU 150. Tips nya adalah menghilangkan suara berisik / ctaak..ctakkk.. dirantai Satria Fu kala sedang melibas jalan bergelombang atau tak rata, karena suara tersebut dirasa cukup mengganggu bagi sebagian penunggang motor hyperunderbone ini.
Oke caranya cukup mudah, untuk menghilangkan suara ctak..ctaakk tersebut, agan cukup siapkan duit 35ribu untuk menebus karet pelindung rantai New jupiter MX di bengkel resmi Yamaha terdekat, nah karet ini akan dipasang di swingarm FU untuk menggantikan karet rantai original Fu yang berbahan keras sehingga menimbulkan suara-suara aneh ketika melewati jalan tak rata .
image
ADVERTISEMENT
^^contoh karet rantai NJMX^^

image
^^kode part nya^^
Untuk memasangnya cukup mudah, agan bisa melakukannya sendiri dirumah jika memang alat-alatnya tersedia, caranya cukup melepas ban belakang dan swingarm motor nya trus lepas karet pelindung rantai yang lama lalu ganti dengan karet pelindung NJMX, tapi ada sedikit tips agar karet pelindung tersebut bisa terikat sempurna di swingarm ori Satria FU, agan siapkan plat tipis berbentuk U lalu ring yang agak besar agar karet bisa terikat dan gak goyang-goyang , begini contohnya :arrow:
sumber : http://kenthoetboreup.com/2015/02/19/tips-ringan-menghilangkan-suara-ctak-ctaak-berisik-di-rantai-satria-fu/
image
Lebih dekat lagi :arrow:
image

oke sekian dulu tips nya.. semoga bermanfaat dan terima kasih.

silahkan cek juga video2 nya di Youtube

Cara Membersihkan Rantai Satria FU 150 -

Cara Membersihkan Rantai Satria FU 150 - Berikut ini saya kasih tips tentang cara membersihkan rantai di satria FU 150. silahkan di pelajari dan jangan lupa di praktekkan. cek juga chanel youtube kita disini, banyak video tentang tips dan review kekuatan dari satria FU 150

Cara membersihkan rantai motor (ala ane) by Muzammar - Berita Otomotif
Rantai adalah salah satu komponen dari sepeda motor yang paling banyak membutuhkan perawatan.Maka dari itu perawatan rantai ini sangatlah penting demi keamanan dan kenyamanan motor kita bro.Salah satu cara merawat rantai ialah dengan membersihkannya dari kotoran baik itu tanah,debu bahkan karat yang menempel.Berikut adalah cara membersihakn rantai ala sobat motor.
Kali ini SM menggunakan pelumas rantai jenis "VNS-R" bro,cukup dengan Rp 15.000 chainlube ini udah bisa di bawa pulang untuk rantai motor tercinta.
Chainlube by Muzammar - Berita Otomotif
Itu yang (kiri) baru ane beli bro,dan yang (kanan) udah habis bro,btw ane harus ngeluarin Rp17.000 untuk yang (kanan) bro.Dan ini dia peralatan yang di butuhkan dalam membersihkan rantai sepeda motor ala Sobat Motor.
  • Chain lube atau oli (lebih baik chainlube) (bukan oli bekas! tapi oli baru)
  • Sikat gigi
  • Bensin (sekiranya saja bro,ga nyampe setengah liter kok,he he he)
  • Kain lap bekas (nanti bakalan jadi hitam-hitam kain lapnya bro)
Nah,setelah chainlube berada di tangan dan peralatan sudah lengkap,mari kita mulai bersih-bersih rantainya bro!
Catatan : Jangan menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai,karena oli bekas mengandung sisa bekas gesekan besi antara piston dan silinder.Dan ini hanya akan membuat rantai sobat menjadi semakin kotor.Jika ingin menggunakan oli sebagai pelumas rantai,gunakanlah oli yang baru.Ini akan jauh lebih baik ketimbang menggunakan oli bekas.
Buka tutup pelindung rantai
Buka tutup pelindung rantainya bro..

Buka juga tutup pelindung di gigi tarik
Buka juga tutup pelindung di gigi tarik (depan) bro.,
Semua pelindung rantai sudah terbuka
Nah,setelah pelindung rantainya terbuka semua bro...
Gunakan sikat gigi dan bensin
Gunakan sikat gigi dan bensin (beserta tempat bensinnya ya bro..he he he)
Sikat rantai
Sikat rantai
Sikat gigi tarik
Sikat rantai
Sikat rantai dengan menggunakan sikat gigi yang sudah di celupkan ke dalam bensin..
Warna bensin berubah hitam
Liat bro,jadi berubah warna bensinnya,kotoran pada kebawa sikatnya ..
Lap atau keringkan rantai dengan menggunakan kain
Bersihkan bensin dari rantai dengan menggunkan kain lap bro,.(hati-hati ya bro,jangan sampai terjepit gear)
Semprotkan chainlube
Nah,setelah rantai di bersihkan dari bensin,semprotkan chainlubenya bro,terutama pada sambungan pinnya..

 Semprotkan chainlube
Taraa.. rantai motor kesayangan sudah kembali bersih berseri dan tentunya ga kering lagi,he he he..
Lakukan pembersihan rantai ini minimal 1 minggu sekali ya Bro,soalnya kan jalanan banyak menerbangkan debu ke rantai kita bro..
sumber :http://www.sobatmotor.com/2013/02/cara-membersihkan-rantai-motor-ala-beta.html

Cara Pasang Top Noken As -

Cara Pasang Top Noken As  - Noken As, alias Camshaft, alias kem, alias Poros Bumbungan. Istilah Otomotif ini rasanya sudah tak asing lagi di telinga Otomotif, apalagi untuk kalangan rider roda dua yang doyan modifikasi mesin tungganganya. Piranti vital dalam mekanisme kerja mesin empat Takt ini bahkan sering diklaim sebagai kunci Utama Penentu Performa Mesin 4Takt, Keren kan yang namanya Noken As.

====Jangan Lupa Subscribe Juga Video Youtube nya di sini====Banyak Video tentang cara modif satria FU dan juga review tentang kekuatan satria FU loh... cepetan...jangan sampai ketinggalan

Pengertian dan dasar Noken As
Untuk Sebagian kalangan rider yang masih baru mengenal permotoran pasti bertanya, Sebenernya apa sih Noken As itu ?

Emm, Disinilah masalahnya, Terus terang saja Walau sudah banyak ulasan dan penjelasan dimana-mana seputar noken As (entah itu di tabloid, internet, ataupun obrolan teman) tetap saja bukan perkara gampang memahami part yang satu ini. Setidaknya itu yang saya rasakan, entah karna memang saya yang orang awam atau mungkin emang kurang gaul, yang jelas terasa susah sekali otak ini mencerna penjelasan tentang noken as dibanding part motor yang lainnya. Desain dan mekanismenya kompleks, aplikasi dan implikasinya juga ruwet bin njlimet dan mumet karena terkait erat dengan mekanisme yang lain. Ilmu noken as ini sangat technikal sehingga bikin malas mempelajarinya, akhirnya nyerah dan cukup puas dengan mengetahui basic kerjanya saja, selebihnya biar mekanik beneran aja yang ngurusin soal noken As ini.

Untuk basicnya, penjelasan sederhana dari dua sumber terpercaya berikut ini rasanya cukup sederhana sebagai penambah pengetahuan :

Pengertian Noken As menurut Wikipedia :
Poros bumbungan (bahas inggris : camshaft) adalah sebuah alat yang digunakan dalam mesin torak untuk menjalankan valve poppet. Dia terdiri dari batangan silinder. Cam membuka katup (klep) dengan menekannya, atau dengan mekanisme bantuan lainya, ketika mereka berputar.

Pengertian noken As menurut buku modern Engine Tuning by A.Graham Bell :
A. Camsaft is a simple device designed to open and close the inlet and exhaust valves in harmony with movement of the piston within the cylinder.

Artinya :
Noken as adalah alat sederhana yang didesain untuk membuka dan menutup klep masuk dan klep Buang supaya selaras dengan gerakan Piston didalam silinder.

Begitulah sobat Blog Otomotif, Peran noken as menjadi sangat penting karena merupakan otak utama yang mengatur Buka Tutup Klep yang notebene adalah gerbang masuk dan keluar pasokan bahan baku tenaga motor, Dari sinilah lalu "Banyak" lagi istilah-istilah noken as seputar noken as seperti durasi, Lift, Lobe Center, LSA, Overlap, Kompresi Dinamis, Profil Kem, Clearance, Ramp, Base Circle, Flank, Nose, Dll yang pastinya bakal bikin kepala jadi mumet untuk memahami semuanya :) Sobat dapat googling dan mencari referensi sendiri yang banyak tersedia diluar sana bila ingin mempelajari lebih dalam soal ilmu noken As ini.

KEM IN IN (DOUBLE IN) THE LUXURY OF DOHC EGINE.
Ngomongin Soal noken As atau kem, baru saja kemarin saya mendapati obrolan hangat di forum diskusi para FU-ers yang membahas aplikasi KEM IN - IN atau double IN itu? Simpel saja, pada mesin DOHC (Double Over Head Camshaft) seperti satria FU terdapat dua batang noken as, yaitu 1 batang KEM IN dan 1 Batang KEM EX, Noken As yang satu disebut KEM IN karena hanya berfungsi mengatur buka tutup klep masuk Noken As yang satunya lagi disebut KEM EX atau kem OUT karena hanya berfungsi mengatur buka tutup klep buang.

Nah, pada beberapa waktu belakangan ini muncul trend baru pada modifikasi mesin satria FU yang menerapkan aplikasi cukup nyleneh, yaitu dengan mengganti pasanga deafult KEM IN | KEM EX menjadi KEM IN | KEM IN. Artinya batang kem EX dilengserkan dan digantikan tempatnya oleh batangan KEM IN juga. Sehingga disebut KEM Double In Cara ini sekarang mulai populer diaplikasikan oleh para FUers untuk mendapatkan performa yang lebih beringas dari standarnya. Secara ekonomis, Trik kem Double in standar juga lebih murah dibandingkan dengan harga KEM Racing Aftermarket ataupun biaya jasa memprofil ulang KEM IN EX standar.

Cara pasang Top noken As / rantai keteng satria Fu standar :
Pemasangan noken as yang benar akan membuat motor stabil dan tidak pincang untuk pemasangan bisa dibilang cukup susah jika waktu bongkar tidak memperhatikan titik TOP-nya,

Bagi yang pertama kali bongkar chainshaft atau istilahnya rantai keteng satria fu 150 pastinya bingung arah 12 dan 3 di sproket camshaft kemana untuk posisi TMA. Salah sedikit bisa berakibat fatal akibatnya ( Payung klep bisa bengkok )

Bagaimana cara pemasangannya?
Solusinya , Ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Janagn lupa tiap dudukan noken As sebelum dipasang dikasih dulu pelumas untuk menghindari keausan pada gesekan putaran mesin pada saat pertama dihidupakan.
Cara pasang Top noken as / rantai keteng satria fu
2. Pastikan Magnet Pada posisi top " T " ( lihat lubang bak magnet, garis " T " ada di tengah, putaran pully Bila tanda T belum pas di tengah Usahakan dan diharuskan Berada tepat Pada posisi TOP) seperti pada gambar berikut ini :

3. Kemudian arahkan tanda panah no 1 pada gear keteng (kem out ) sejajar dengan bibir tutup klep di ikuti pemasangan tanda panah no 2 di gear yang sama ke arah tegak ke atas/vertikal. seperti pada gambar berikut ini.
4. Setelah tanda panah no. 1 dan no. 2 posisinya tepat, lalu arahkan tanda panah no.3 di gear keteng (kem IN) tegak ke atas. Untuk memastikan gear cam OUT dan IN sudah sesuai setingan, pastikan tanda panah no.1 dan no.3 memiliki jarak 16 mata rantai keteng/ chamshaft.

Sekian terimakasih moga bermanfaat.
sumber :http://www.otomania.ml/2015/06/cara-pasang-top-noken-as-rantai-keteng.html

Cara Menyetel Rantai Motor Sendiri -

Cara Menyetel Rantai Motor Sendiri

sumber : http://indrarenaldy.blogspot.co.id/2012/09/cara-menyetel-rantai-motor-sendiri.html

Kelebihan Dan Kekurangan Suzuki New Satria FU 150 -

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki New Satria F-150


Kelebihan dan Kekurangan Suzuki New Satria F-150-
==== Cek Video Youtube nya Disini Bro ===
KELEBIHAN


1. Teknologi Mesin
Yah, seperti sudah diketahui bahwa FU dilengkapi dengan teknologi DOHC (Double Over Head Camshaft) yang konon katanya beringas di putaran mesin tinggi. Saya pribadi belum pernah membuktikannya, karena Si Belang masih dalam masa inreyen. :mrgreen: sehingga saya baru pernah membuat mesin berteriak maksimal 4000rpm. Inti dari teknologi ini yaitu tonjolan profil pada noken as/ kem/ cam/ camshaft langsung menekan batang klep dengan terlebih dahulu dialasi/dengan perantara tappet dan shim. pada mesin motor ini memiliki 2 buah noken as (in dan ex) untuk mengatur sepasang klep intake dan sepasang katup exhaust. Teknologi ini memiliki keunggulan yaitu mengurangi beban kerja mesin karena meniadakan komponen rocker arm dan baut setelan kerenggangan katup/klep. Dimana kerenggangan klep diatur dengan menyesuaikan ketebalan shim pengganjal pada batang klep sesuai dengan spesifikasi pabrikan atau keinginan kita. konon (sungguh saya pernah baca, tapi lupa sumbernya. jadi jangan dibilang hoax..) bahwa dengan sistem shim ini kerenggangan klep dapat dipertahankan hingga pemakaian 10.000 km dalam pemakaian normal *alay style tentu akan berbeda.. :mrgreen: Tapi kelemahannya yaitu dinutuhkan rantai mesin/keteng yang panjang sehingga membutuhkan tekanan tensioner yang stabil. Akibatnya bisa didegnarkan pada motor alayers -yg notabene tangannya belum lulus sekolah ngegas alias suka geber2 gas- ada suara ngicrik atau cek.. cek.. cek.. (gimana nulisnya ya :?:) karena tensioner yg cepat melemah akibat tegangan rantai keteng yg kencang-kendor.

2. Desain yang ramping dan nungging
  
yah, bukan rahasia umum lah.. :mrgreen:
mungkin inilah yang memikat para penggunanya. tapi who knows?

3. Panel indikator dengan takometer digital dan spido+meter bensin+odo digital dan fitur mengendarai
spidometer ini berbeda dengan FU yg tipe lama baik yg CBU/improt maupun yg CKD/lokal. Pada New FU sudah dilengkapi dengan fitur SDMS(Suzuki Drive Mode System) yang tersingkronisasi dengan takometer. sebenarnya fitur ini tidak mempengaruhi pengapian sama sekali, tetapi hanya menyalakan shiftlight/lampu petunjuk pindah gigi berwarna putih sesuai dengan rpm/putaran mesin yang sudah diset. Mode ini memiliki 3 pilihan: “ECO” (ekonomis), “PWR” (tenaga), “-“ (mati/normal). Dengan rincian:
–ECO: shiftlight berkedip pada rpm 4500-5500, kemudian shiftlight akan menyala konstan pada rpm di atas 5500. Menurut saya, untuk motor yg masih dalam masa inreyen-Suzuki ada 2 kriteria sampai 500km dan 1600km, saya pilih yg kedua biar lebih bagus- diwajibkan memasang mode pada ECO, karena untuk menjaga mesin tidak terlalu teriak. Atau bisa juga dari pabrikan otaomatis pada mode ECO dan begitu mencapai 1600 baru bisa dipilih secara otomatis. Sayangnya para alay mengabaikan ini, karena sepertinya menginginkan di “wah” dengan cara menggeber-geber dan menyeruntulkan diri dalam masa inreyen.. alasannya “kan masih garansi, kalo rusak tinggal klaim”. hadeh.. -_-”
–PWR: shiftlight akan menyala konstan pada rpm di ata 8500. hal ini akan membuat respon meisn antar oper gigi lebih responsip. tapi sekali lagi ini TIDAK berpengaruh kepada pengapian, hanya MEMANDU.
– mode mati/normal:
pada mode ini shiftlight tidak akan menyala. Pengendara bisa mengoper gigi sesuai kemauan. tapi menurut saya sebaiknya tetap menyala pada saat rpm menyentuh redline agar mesin tidak overrev. CMIIW
Untuk fitur SDMS ini, menurut saya sangatlah membantu sekali dalam memandu berkendara. namun menurut saya, akan lebih bagus lagi jika diberi tambahan buzzer sperti sensor parkir mobil yg berbunyi tiittt… tiittt…, yang terhubung paralel dengan shiftlight. sehingga saat shiftlight menyala akan dibarengi dengan bunyi bip. Hal ini karena pengendara tidak mungkin hanya terfokus memperhatikan panel indikator, tapi lebih banyak pada kondisi jalan. Sehingga perlu adanya peringatan berupa bunyi juga.. hal ini juga dapat mempengaruhi jumlah alay, karena ketika mereka meggeber-geber maka akan dibarengi dengan bunyi tiittt… tiittt… yang menurut saya lumayan menarik perhatian meskipun tidak terlalu keras tapi dengan frekuensi bunyi yang melengking.
Sedangkan untuk panel digital sudah baik, hanya saja warna LED background LCD yang oranye sedikit mengurangi nuansa mewah. Akan terasa lebih mantap jika berwarna putih atau biru muda. Tentang keakuratan spidometer, saya kurang mengetahuinya karena tidak mempunyai alat pembanding seperti GPS. Sedangkan untuk indikator BBM saya belum mengetahui perkiraan mengenai perkiraan jumlah yg diwakili per bar indikator.
Panel indikator motor ini memiliki hanya memiliki petunjuk N (netral/ nol) dan TOP saja. sehingga sedikit menyulitkan dalam memantau posisi gigi transmisi. Akan lebih baik jika ditambah dengan petunjuk gigi, semisal dengan tampilan digital.
Selain itu juga dilengkapi dengan indikator sein dan lampu jauh.

4. Motif striping/stiker body serta warna body
Yah, Si Belang merupakan FU striping versi ke 3 dari New FU (batok besar) yang memiliki corak gambar cewek yang merupakan versi facelift yg rilis taun 2011. Menurut saya motif ini membuat terlihat unik dan ada kesan gimanaa gitu.. beda gitu. :D tapi anehnya banyak yg bilang jelek. :( selain itu saya juga tertarik dari versi yg ke 3 ini yaitu kombinasi warna putih yang lumayan dominan dan membuat keliatan seger.
FYI: New FU udah ada 4 versi:
     
ket: urutan taun mulai dari 2009 sampe 2012 sesuai arah jarum jam

5. Lubang/jendela pemantau kondisi oli
Fitur ini adalah warisan dari mbah buyutnya, FXR. Keunggulannya yaitu mempermudah pengecekan karena dalam mengecek tinggal jongkok saja atau duduk jika tempatnya bersih. :D

6. Setang jepit
Keunggulan utamanya yang saya tau jelas, KEREN! :mrgreen: tapi ada minusnya, PEGEL! soalnya sudut setang motor ini terlalu sempit buat saya. :( tapi entah kenapa banyak alayer pake setang jepit variasi yg dipasang dengan sudut 9o derajat :?: kaya pegangan gerobak gitu lah.. *no offense
Nah, klo dari tadi udah bahas KELEBIHANNYA,

sekarang KEKURANGAN SATRIA F 150

1. desain tekukan & panjang pangkon/dudukan plat nomer depan
Menurut saya desain asli agak kurang pas. batangnya terlalu panjang dan juga sudutnya terlalu tegak. Sehingga klo dilihat dari depan terlihat agak menutupi headlamp dan klo dilihat dari samping terlihat aneh. IMHO :(
Nah, klo menurut saya desain yg ideal sperti yg saya garis merah. semoga di FU  edisi mendatan atau motor baru lainnya lebih diperhatikan. ;)

2. Nggak ada bagasi bawah jok
Nggak ada space sama sekali buat naruh barang. :(
semoga di edisi mendatang paling nggak ada tempat kaya shogun kebo yg bisa buat naro paling nggak jas ujan. ;)
semoga saja… :)

3. Suara knalpot
Menurut saya, suara knalpot New FU kurang ramah di telinga saya. Terlalu “njeber” menurut saya, yg klo ditulis suaranya pas digeber tu gini, “reerrr….”. Lebih enak klo suaranya kaya FU lama yg agak ngebass gitu.. :)
Penyelesaiannya sih gampang sebenernya, ganti silencer FU lama seharga 230 ribu yg versi lokal klo mau murah. klo yg CBU Thai klo nggak salah 360. klo buat saya sih yg CKD aja cukup. :mrgreen: nabung nabung… :)

4. Model dan ukuran spion
Sebenernya modelnya bagus, tapi blindspotnya lebar. :( liat belakang nggak terlalu keliatan.
klo alayers sih pasti udah lenyap tu spion kanan kirinya. :mrgreen:
alasannya antara lain: “jelek” *bagus gitu kok.. klo nggak bagus nggak mungkin sampe ada yg bikin variasinya, “gagangnya kepanjangan” *hadeh, kurang panjang itu klo buat saya.. :( , “kayak orang berdoa” *ya bagus toh, jadinya bisa ngingetin para alayers buat menghadap sang Kuasa dan nggak pecicilan terus kerjaannya. :mrgreen: , “sering kena body/ spion mobil” *makane ojo pecicilan, serunthulan nlesep2 di antara mobil!, “ilang” *hadeh.. ilang apa dicopot??, “copot sendiri karena motornya kenceng banget” *keliatan banget alaynya, tukang ngebut serunthulan.
dasar alay.. :evil:

5. Panjang penutup rantai
Menurut saya panjang tutup rantai FU bagian depan kurang panjang. jadi seperti ada kesan melompong antara tutup rantai dan batang rangka. Klo menurut saya sih panjang ideal ya sepanjang yg saya garis merah. :)
Kebetulan, cari yg jarak antara pangkon baut depan dan belakang nggak ada persamaannya.. :(
Punya FU 20 cm. coba2 ukur punya Shogun SP 30cm. trus kan naksir punya new mx krna ada hugher alias spatbor kolongnya juga nggak bisa, punya New MX juga 30cm. punya Vixion juga 3ocm. :(
Mohon bantuannya klo ada yg tau persamaannya sama motor apa :?: ;)
Selain kurang panjang juga kadang ada bunyi gesekan, yg sepertinya gesekan antara rantai sama pinggiran tutupnya.. :( mungkin hal ini yg bikin alayers sering nyopot tutup rantai FU. :mrgreen:
6. Penataan warna yg kurang berani/nanggung
Seperti di gambar.. Ini adalah cover mesin – yang bahasa epartnya lower cowling – Si Belang. Si Belang adalah New FU varian warna hitam putih yg warna batok lampu depannya jg putih. :) FYI: batok lampu depan New FU varian warna hitam-putih ada 2 macam: hitam dan putih, dengan masing-masing warna motif striping yang juga beda. lebih cakep yg batok putih*IMHO.. :D
Nah yang saya permasalahkan adalah warna spatbor depan dan warna cover mesin yg hitam. :( sampai-sampai saya ganti warna spatbor depan jadi putih, biar lebih cakep dikit. :) coba kalau di stnk “putih” bukan “putih hitam”, cover mesinnya saya ganti juga pake warna putih. :(
Nah, karena terhalang keterangan di STNK maka panggilan pun Si Belang, karena ada yg warna hitam. :(
7. Model setelan rantai

Hal ini karena model setelannya masih model konvensional. :(
Harapan saya sih kaya punya New MX sama Vixion yg bentuknya kaya keong ada geriginya gitu.. :mrgreen:
karena menurut saya, sepertinya model setelan rantai kayak gitu itu lebih mudah+praktis&cepet. :D
*manusia nggak pernah puas

8. Lampu yg minim kesan hi tech
desain nggak usah diragukan, KEREN! :)
lampu depannya ada aura mogenya meskipun cuma sekilas mirip. :mrgreen:
nah, yang aneh tu waktu awal-awal peluncuran banyak yg bilang aneh. :( anehnya di mananya ya? :?: *no offense
Nah, yg menurut saya kurang mantep itu kok ya masih BOHLAM semua. Mbok ya’o dikasih LED gitu.. misalnya kasih angel eye kek, apa DRL LED di headlamp kek, klo nggak lampu remnya pake LED kek.
*kata produsen: minta macem2, modip dewek sana! :mrgreen:

9. Kopling mekanis
Maksudnya tu kok masih pake sling/ kawat. Maksud saya, mbok ya’o ada edisi spesial ada kit kopling hidrolik yg dijual terpisah tapi versi SGP yg agak murah dari aftermarket yg bisa ngomong “jutjut”. :mrgreen:
*bintang ini sama kaya no 9. :mrgreen:
10. Tanpa SKS (Secure Key Shutter)
Nah, klo ini menurut saya ini yg penting.. :)
Soalnya, meski motor ini masih bejenis bebek, tapi udah menyentuh batas psikologis harga. :(
Trus juga bukan rahasia lagi kalo motor ini incaran para tangan gatel tukang sulap yg pinter ngumpetin barang. *hayah, bilang aja “thief”
kalo ini pabrikan harusnya tanggap? :evil: misalnya tuker tambah kontak asli sama yg versi baru yg ada SKSnya gitu. ;)
klo nggak ya nyediain alarm versi SGP yg PnP tanpa harus ribet potong kabel. *)
*bintangnya sama kaya yg sebelumnya
ya paling nggak ada SKS lah! ;) Kalo bisa ada fitur panggil lewat SMS, jadi motornya bisa dateng sendiri. :mrgreen:
11. Bagian tertentu yg terbuka
Ya, terdapat beberapa bagian yg terkesan terbuka dan kosong yg bahasa jermannya “growong”
Bagian terbuka kayak yg di belakang batok lampu depan-kayak di gambar, yg ada garis2 itu lho-, padahal di situ banyak kabel2 yg sangat memungkinkan orang yg sentimen maupun iri bisa mengutak-atik kabel*memotong satu kabel saja bisa membuat galau. :evil:
Jadi mbok yao dikasih penutup gitu lho.. ;)
bisa kayak dari fiber kek, apa klo biar ca’em akrilik yg ada LEDnya tapi yg versi SGP *). :mrgreen:
intinya buat nutupin biar lebih terkesan rapi sama aman gitu. ;)
yg lain misale kaya di sekitar mesin.

12. Kembalikan SAKELAR LAMPU!

Nah, buat yg terakhir ini memang sengaja saya kasih BIG PIC ATTACK, soalnya saya bener2 gemez sama fitur yg -konon- menyesuaikan regulasi dari “PEMERINTAH”! :evil:
Jujur saja, saya termasuk seorang yang menolak adanya fitur AHO! :evil:
Mbok ya’o klo mau patuh peraturan jangan pake langkah merugikan konsumen! :evil:
kan bisa to dikasih DRL LED, apa piye gitu?! :evil:
kan PEROT, eh REPOT nek SAKELARe di ilangi kaya gitu. :evil:
mosok LAMPU kok NGGAK ISA MEREM, MENDELIK terus?? :evil: wagu ah.. :P
Ya SEHARUSNYA pabrikan bisa ngerti yg nolak program ini. misale pemanggilan semua konsumen ke dealer di kota masing2, trus ditanya’i sapa yg mau pake AHO, sapa yg nggak mau. trus yg nggak mau, holder setang yg “CACAT PRODUKSI” NGGAK ADA SAKELAR LAMPUne diganti yg normal. trus klo yg mau dibiarke wae! :evil:
Ngomong2, AHO tu salah satu kosa kata bahasa Jepang nek yg diterjemahke ke bahasa Indonesia tu artinya BODOH lho.. ya klop berarti! lha mosok siang2, panas2, ngidupke lampu :?: belum lagi nek masuk gang, isa di pisuh2i orang yg lagi nongkrong2, malah isa2 dikepruki gara2 kesorot lampu! :evil:
belum lagi nek masuk ke parkiran/kompleks militer/perumahan tertentu yg kudu matiken lampu. hayo, meh piye le mateni lampune? :?: :roll:
mosok tiap lewat jalan kampung apa tempat2 yg udah disebut kudu nuntun? -,-” cekacekaceka…..
Yah, semoga ada perbaikan lah.. :evil:
Saya anti AHO, bukan berarti saya mau melawan pemerintah, tidak peduli safety riding, dll! :evil:
Ya sekian saja yg saya rasakan seputar topik ini.. :D
Semoga yg menjadi kekurangan menurut saya setidaknya ada yg diperhatikan oleh pabrikan, terutama nomer2 terakhir. ;)
Semua yg saya ungkapkan di atas adalah opini pribadi saya. IMHO CMIIW lah pokoknya. :)
Udah ya, jangan panjang2 lagi artikelnya.. Selain bikin males bacanya, juga saya capek ngetik! :mrgreen: :evil:
udah ngetik dari pagi, sore baru selesai. :(
bahannya buanyak, gambarnya buanyak, koneksi kurang mendukung. :evil:
Mohon tanggapan, kritik saran, masukan, keluaran.. *halah.. :D
Salam Jempol digoyang.. :D
Cinta Putih itikiwir uyee…. :mrgreen:
*eh ketinggalan..
gambar koleksi pribadi njepret sendiri pake hp.
yg minta mbah gugel cuma 3 yg di keuntungan no 4, bagian versi striping.
sumber : https://cintaputih92.wordpress.com/2012/06/19/kelebihan-dan-kekurangan-suzuki-new-satria-f-150/

Tutup Keteng Sekaligus Pernapasan, Cegah Skubek Overheat -



 Lebih banyak membuang panas
Tutup Keteng Sekaligus Pernapasan, Cegah Skubek Overheat - Yamaha Mio yang sudah kena sentuhan bore up. sudah pasti punya hawa panas yang tinggi. Untuk itu harus segera dibuang. Tujuannya agar suhu mesin kembali normal dan tidak overheat. Salah satu caranya bisa dengan menambah jalur pembuangan.

Jalur pembuangan tambahan bisa dengan memasang jalur pernapasan di tutup klep. Ada yang berbentuk pagoda banyak buatan lokal. Atau versi Thailand dijual tutup klep variasi yang sudah dilengkapi nepel dan slang.

Bisa juga dengan memasang oil cooler variasi. Tapi, dari dua hal itu masih terdapat kekurangan. Untuk tutup klep, lubang pembuangan masih berukuran kecil. Sedang untuk oil cooler variasi, bagi sebagian mekanik juga masih dirasa kurang. Juga dikarenakan susah pemasangannya dan mahal.

Lain soal jika jalur aliran hawa seperti milik Suzuki Satria F-150. Bisa dipakai dan bagus juga untuk diaplikasi. Dikarenakan jalur pembuangan bersikulasi di bagian blok silinder. Sehingga lebih maksimal dalam pendinginan. Karena hawa panas lebih dihasilkan dari blok mesin.

Karena itulah disediakan tutup rantai keteng variasi. Pada tutup rantai keteng standar sebenarnya sudah menggunakan lubang pembuangan. Tapi, lubang pembuangan masih berukuran kecil. Sedang untuk tutup rantai keteng variasi sudah menggunakan lubang pembuangan berukuran besar.

Sehingga jika diaplikasi, hawa panas berlebih di Mio bore up tetap bisa keluar dengan maksimal. Ini membuat mesin lebih dingin, sehingga gejala motor mengalami overheat bisa diminimalkan.

Untuk ragam pilihan memang tidak banyak. Di pasaran hanya terdapat dua merek dan hanya dua pilihan model. ”Bisa menggunakan TDR dan LHK. Dua-duanya berasal dari Thailand,” terang Oky Adityawan, pemilik Sin Think Performance yang terletak di Jl. Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Untuk pemasangan juga tidak susah dan bebas repot. Hanya tinggal melepas tutup rantai keteng yang lama dan selanjutnya silakan mengganti dengan produk variasi. Bagi yang belum terlalu paham, Oky juga bersedian memberikan cara memasangnya.

”Hanya tinggal melepas cover dek tutup mesin. Di situ akan langsung terlihat tutup rantai keteng. Bentuknya ada lubang hawa yang mengarah ke belakang, tinggal dibuka menggunakan kunci L 5” jelas pria ramah ini.

Walau begitu, peranti ini juga tergolong mahal. Harganya berkisar Rp 400 sampai Rp 500 ribu. Oh ya, untuk jalur pembuangan memang tidak disediakan. ”Bisa menggunakan slang yang biasa dipakai untuk menyiram air tanaman. Beli di toko material dengan panjang 15 sampai 20 cm,” terang pria yang memang terkenal gape bikin Mio bore up ini
sumber :  http://motor.otomotifnet.com/read/0000/00/00/316304/51/12/Tutup_Keteng_Sekaligus_Pernapasan__Cegah_Skubek_Overheat

9/28/2015

Modifikasi Satria FU Walang Sangit


Pemirsa, dari sederet profil modifikasi Satria FU yang pernah saya tampilkan diblog ini, hampir semuanya mengusung tema high performance modification, speed and power oriented. Beberapa profil lain yang masih jadi draft artikel saya juga rata2 fu harian penganut aliran keras ini :D. Saya sadar betul bahwa tak semua fuers doyan dengan modifikasi speed oriented. Nah, makanya kali ini saya sengaja memilihkan sesosok satria fu yang sedikit berbeda dari profil fu sebelumnya. Nama panggilannya Walang Sangit, kepunyaan bro Farid Isnain, seorang kawan fuers yang namanya sering saya lihat mondar-mandir dibeberapa forum diskusi online dengan signature khasnya; renungan kloset 14 purnama. hehehe.



Brader kita yang ternyata seorang abdi negara ini (PNS, red) sepertinya memang bukan tipe speed oriented. Ia tak terobsesi memodifikasi fu-nya sekencang mungkin seperti kebanyakan fu rider lain yang tergila gila dengan Top Speed selangit (walau saya menangkap kesan bahwa ia sebetulnya pengagum berat si buta, :D). Dua tahun memiliki si walang sangit, bro farid tak bergeming dengan godaan bore up maupun stroke up. Setia dengan mesin standar dan balutan body standar bawaan motor, ia lebih memilih ‘mempersenjatai’ fu nya dengan sederet part aftermarket dan aksesoris berkelas yang mampu mendongkrak penampilan si walang sangit. Dan terbukti, walau tanpa modifikasi yang njelimet baik disektor mesin maupun ubahan bodywork ala motor kontes, si walang sangit mampu tampil ciamik dan ‘gak pasaran’. Fitur-fitur yang dipadupadankan di raga si walang sangit berhasil memberikan kesan kekar, elegan, dan hitech pada sosok belalang tempur 150cc ini.



Data spek modifikasi yang nemplok di si walang sangit saat ini:
Satria FU 2011, Jakarta Timur
Mesin Standar 150cc
Knalpot DBS Pelangi (sebelumnya pake R9 New Mugello)
Karburator Keihin PWK 28mm (38/115)
CDI XP Stage 2
Koil XP 5A
Busi NGK Platinum
Per Kopling Daytona
Kanvas Kopling TDR
Gas spontan KTC
Speedometer KOSO
Voltmeter KOSO
Swing Arm DBS
Monoshock YSS
Velg Takasago excel 1.60 – 1.85
Ban FDR Spartax 70/90 – 80/90
Tromol depan smash
Tromol belakang variasi no merk
Jeruji TDR
Gear Set SINNOB
Discbrake depan TZM
Discbrake belakang ori FU
Selang Rem KTC
Master Rem KRS
Handle Ride It
Spion KOSO Carbon
Footstep Underbone NUI
Setang jepit NUI
Stabilizer shock Racing Boy
Tutup cover gear NUI
Tutup filter oli Racing Boy
Handgrip Harris
Bulb Lamp Autovision
Baut Monel full body

Karena penasaran dengan riwayat si walang sangit, beberapa hari yang lalu sayapun ‘menginterogasi’ bro farid, hehe. Konon pemirsa, FU kelahiran 2011 ini hampir saja jadi korban perampasan bersenjata, walau akhirnya berhasil digagalkan berkat kegigihan empunya mempertahankan si walang sangit yang saat itu baru berusia dua minggu. Waduhhh…serem bener pengalamannya. Tapi justru sejak pengalaman buruk itu, doi malah semakin semangat melengkapi berbagai ‘peralatan perang’ untuk tunggangannya. Supaya lebih jelas, simak saja langsung penuturan sang empu tentang riwayat modifikasi FU nya dari tahun 2011 sampai sekarang.

————-

WALANG SANGIT….. (hasil merenung 14 purnama)
by R. Farid Isnain.

Agar terlihat beda, sudah barang tentu ini yang ada di benak saya ketika membenamkan beberapa aseso di Satria FU 150 ini. Baru saja berumur 2 minggu sempat mengalami kasus penodongan di daerah Klender tepatnya di sebuah parkiran studio editing video, pelaku mengancam dengan 2 pistol di kepala. Entah apa yang merasuki saya waktu itu, dengan berani akhirnya terjadi asyik tarik menarik (bukan kebut-kebutan) motor. Kelar aksi todong menodong, jantung deg-degan tidak karuan kepala juga pusing sampai keesokan harinya akhirnya diputuskan untuk mengganti sarana pendongkrak tenaga dengan cukup nyicil 3 pilar.

Keesokan paginya motor langsung masuk toko sparepart langganan. Pemikiran saya waktu itu sangat sederhana, yakni paling tidak bisa lebih unggul dari Scorpio dan Jupiter MX (maklum yang menodong malam itu pelakunya menggunakan motor ini). Akhirnya ditebuslah Koil Protec Carspeed, Knalpot R9, dan tak lupa Rextor LE, Per Kopling Daytona, dan Kanvas Kopling TDR. Namun ketika hendak memasang CDI kurang beruntung karena tukar guling kabel bisa dibilang tidak berhasil (maklum FU saya AHO dan Rextor LE itu untuk Non AHO). Ngubek-ngubek gudang akhirnya saya menemukan PWK 28 mm bekas dan langsung dipasang juga.

Seperti inilah walang sangit ketika pertama bertansformasi



Tidak lama setelah ubahan tersebut akhirnya ditebus juga CDI XP berikut koilnya untuk melengkapi 3 pilarnya. Setelah dipikir-pikir lebih lanjut saya ini tadinya kan kepingin untuk modifikasi tampilan kok malah gatel kepingin modifikasi mesin juga? Oh tidak saya harus focus satu hal saja. Mencari-cari sumber referensi modifikasi akhirnya dilakukan selama berbulan-bulan sambil menabung untuk membeli part yang diinginkan. Akhirnya belanja berikutnya adalah membeli arm dbs, gear sinnob, underbone NUI, Shockbreaker YSS type tabung pisah, velg takasago, stabilizer shock, disc TZM, dll. Muncul perasaan cukup puas ketika membenamkan part-part tersebut di Walang Sangit kesayangan.

Rasa puas belum merasuki hati. Selang beberapa bulan kemudian kesengsem dengan GoPro HD 2, spidometer KOSO RX2N tutup cover gir NUI, tutup filter oli racing boy, shock stabilizer racing boy, dan voltmeter KOSO, akhirnya ditebus juga piranti tersebut.

Berikut ini adalah video dari GoPro HD 2 yang menclok di body pada saat itu

http://www.youtube.com/watch?v=fkOLMxv3vow

Galau berlanjut ketika melihat sebuah merk knalpot kok rasanya sangat bergairah sekali. Putar otak cari duit gak lama kemudian dibenamkan juga DBS Pelangi

Memang yah om-om rempong galau…..

sumber : http://satria155.com/modifikasi-satria-fu-walang-sangit-fitur-komplit-ciamik/

modifikasi satria f 150