10/01/2015

Tutup Keteng Sekaligus Pernapasan, Cegah Skubek Overheat -



 Lebih banyak membuang panas
Tutup Keteng Sekaligus Pernapasan, Cegah Skubek Overheat - Yamaha Mio yang sudah kena sentuhan bore up. sudah pasti punya hawa panas yang tinggi. Untuk itu harus segera dibuang. Tujuannya agar suhu mesin kembali normal dan tidak overheat. Salah satu caranya bisa dengan menambah jalur pembuangan.

Jalur pembuangan tambahan bisa dengan memasang jalur pernapasan di tutup klep. Ada yang berbentuk pagoda banyak buatan lokal. Atau versi Thailand dijual tutup klep variasi yang sudah dilengkapi nepel dan slang.

Bisa juga dengan memasang oil cooler variasi. Tapi, dari dua hal itu masih terdapat kekurangan. Untuk tutup klep, lubang pembuangan masih berukuran kecil. Sedang untuk oil cooler variasi, bagi sebagian mekanik juga masih dirasa kurang. Juga dikarenakan susah pemasangannya dan mahal.

Lain soal jika jalur aliran hawa seperti milik Suzuki Satria F-150. Bisa dipakai dan bagus juga untuk diaplikasi. Dikarenakan jalur pembuangan bersikulasi di bagian blok silinder. Sehingga lebih maksimal dalam pendinginan. Karena hawa panas lebih dihasilkan dari blok mesin.

Karena itulah disediakan tutup rantai keteng variasi. Pada tutup rantai keteng standar sebenarnya sudah menggunakan lubang pembuangan. Tapi, lubang pembuangan masih berukuran kecil. Sedang untuk tutup rantai keteng variasi sudah menggunakan lubang pembuangan berukuran besar.

Sehingga jika diaplikasi, hawa panas berlebih di Mio bore up tetap bisa keluar dengan maksimal. Ini membuat mesin lebih dingin, sehingga gejala motor mengalami overheat bisa diminimalkan.

Untuk ragam pilihan memang tidak banyak. Di pasaran hanya terdapat dua merek dan hanya dua pilihan model. ”Bisa menggunakan TDR dan LHK. Dua-duanya berasal dari Thailand,” terang Oky Adityawan, pemilik Sin Think Performance yang terletak di Jl. Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Untuk pemasangan juga tidak susah dan bebas repot. Hanya tinggal melepas tutup rantai keteng yang lama dan selanjutnya silakan mengganti dengan produk variasi. Bagi yang belum terlalu paham, Oky juga bersedian memberikan cara memasangnya.

”Hanya tinggal melepas cover dek tutup mesin. Di situ akan langsung terlihat tutup rantai keteng. Bentuknya ada lubang hawa yang mengarah ke belakang, tinggal dibuka menggunakan kunci L 5” jelas pria ramah ini.

Walau begitu, peranti ini juga tergolong mahal. Harganya berkisar Rp 400 sampai Rp 500 ribu. Oh ya, untuk jalur pembuangan memang tidak disediakan. ”Bisa menggunakan slang yang biasa dipakai untuk menyiram air tanaman. Beli di toko material dengan panjang 15 sampai 20 cm,” terang pria yang memang terkenal gape bikin Mio bore up ini
sumber :  http://motor.otomotifnet.com/read/0000/00/00/316304/51/12/Tutup_Keteng_Sekaligus_Pernapasan__Cegah_Skubek_Overheat

Cara Melepas dan Memasang Rantai Keteng -


Cara Melepas dan Memasang Rantai Keteng - Pada umumnya mesin sepeda motor 4tak menggunakan rantai keteng untuk menghubungkan putaran poros engkol / kruck as pada bak mesin dengan noken as pada kop silinder / deksel,tapi ada juga yang menggunakan push rod,seperti pada motor honda CG.Maka pemasangan rantai keteng ini harus benar-benar diperhatikan,pada postingan kali ini saya akan menjelaskan sedikit cara melepas dan memasang kembali rantai keteng.

MELEPAS

langkah pertama untuk melepas rantai keteng adalah mesin harus ditopkan terlebih dahulu,bagaimana caranya ? gampang mas bro,tinggal putar maghnit kekiri sebanyak dua putaran,untuk memudahkan anda melihat tanda top yang harus anda buka :

1.buka tutup tanda top pada bak maghnit, tulisan "T"pada maghnit harus lurus dengan garis/coakan pada bak maghnit.

2.buka tutup gigi/gear timing pada kop silinder,tanda titik pada gear harus lurus dengan garis/coakan pada kop silinder.

3.buka tutup klep,pada posisi top kedua roker arm/templar harus netral / tidak menekan klep.

4.untuk lebih meyakinkan lagi,buka busi dan cek apakah piston berada diatas/TMA,pada posisi top piston harus diatas/TMA.

Setelah anda yakin mesin pada posisi top,barulah anda lepas bak maghnit,maghnit,gear starter dan komponen lain yang ada di bagian bak maghnit.
Kemudian anda lepas baut gear timing pada kop silinder,lepas penekan rantai keteng/otomatis timing.barulah anda lepas rantai keteng

MEMASANG

Kalau anda serius menyimak langkah melepas rantai keteng,pada proses pemasangannya tidaklah sulit,ya tinggal pasang aja dengan catatan anda yakin posisi top mesin tadi tidak berubah.pada proses pemasangan yang harus diperhatikan adalah tanda top,asal anda teliti yakin anda pasti bisa.setelah proses pemasangan rantai keteng selesai,cek setelan klep bila perlu stel klep.

Pemasangan rantai keteng yang tidak pas pada topnya menyebabkan mesin susah dihidupkan,kalaupun bisa hidup,motor akan mrepet/mrebet alias tidak normal.
parahnya lagi klep bisa bengkok.kalau ini terjadi anda harus merelakan uang untuk beli klep baru dan membayar ongkos bengkel.makanya pada proses pemasangan rantai keteng ini harus benar-benar diperhatikan.jangan asal-asalan,ok kawan.
Demikianlah penjelasan sedikit dari saya,mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi ilmu bagi para pembaca.Amin

sumber : http://sudarsono84enjoy.blogspot.co.id/2013/06/cara-melepas-dan-memasang-rantai.html

Variasi Motor Suzuki Satria F 150

Kali ini saya akan membagikan variasi satria f 150 atau satria fu atau eFyU untuk semua part, dari depan sampai belakang,mudah2an bisa jadi referensi pecinta satria f ini.
- Tutup Rantai Depan :
- Step step underbond

- Tutup Rantai Belakang

- Spakbor Belakang :
Variasi Motor Suzuki Satria F



 - Spakbor depan Custom :
-  Pelek Ganti Jari-jari,Ukuran ban ga usah kecil2 amat,, biar aman lok gi nguaceng...haha :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7hYL5jlifgvUoHG5reDKOBB6N7RSk_kk8qUq0y6A35wWz8vsm9wJlktWAcBzV2HT1lLPnlApotj_kv8lLd2NiopHGYXqi2jOy9M5ZQMwgFQwA73PJPBpI2qcIKYbYQILb6xNmwRChotd4/s640/DSC00001.JPG
- Knalpot ganti yang model kex gini DBS, R9dan sejenisnya,cari tipe yang suara tidak kayak petir, kasian tetangga sebelah.... hehe :

- Untuk medongkrak tenaga cukup ganti CDI aja,,namun untuk mengimbangi bisa ganti karburatornya, jika ga mau ganti karbu, cukup turunin spuyernya aja.......

- Karburator

- Mesin Stroke up harian

- Untuk Variasi sticker dan krom,, itu boleh juga .. :
 
Dibawah ini ada banyak kumpulan gambar modifikasi satria fu terbaru, yang bisa jadi inspirasi kamu.
sumber : http://blog.indometalgoth.com/2011/09/modif-satria-fu-drag.html

Cara Pasang Noken As Satria FU Yang Benar


#DOHCSatriaFU #TimingGear #NokenAs
Cara Pasang Noken As Satria FU | Mesin pada Suzuki Satria FU menggunakan sistem DOHC. Mesin motor Satria FU ini tergolong teknologi canggih pada kelas speda motor bebek. Dalam mesin Satria FU terdapat 4 klep dan 2 buah noken as (timing gear) yang menjadikan motor ini dapat berlari kencang.
timing gear satria fu
Untuk ukuran motor bebek, mesin Satria FU ini tergolong rumit. Mesin ini mengadopsi sistem DOHC dan kaburator vakum. Dibalik kecanggihan mesin Satria FU, ternyata tak sedikit yang masih menemui kendala dengan motor Suzuki Satria 150 FU, terutama dalam hal pemasangan komponen mesin.
Noken as atau timing gear merupakan ciri khas DOHC mesin Satria FU. Ini teknologi mesin motor yang dapat pada Satria FU. Cara setting noken as Satria FU pun sedikit agak rumit. Bagi yang masih mengalami kesulitan dalam memasang noken as Satria FU, bisa menyimak artikel ini.
Setiap motor 4 tak membutuhkan pemasangan noken as (timing gear) yang tepat, atau biasa disebut dengan setel top noken as. Perlu diketahui, bahwa noken as berfungsi sebagai pengatur buka dan tutup klep valve. Maka, jika meleset sedikit saja pemasangan top noken as (timing gear) ini bisa mengakibatkan permasalahan pada mesin Satria FU. Contohnya motor susah hidup, tidak mau hidup atau push rod klep menjadi bengkok.
Cara pasang noken as Satria FU yang benar
  1. Posisikan piston pada TMA (titik mati atas). Posisi TMA ini bisa di lihat pada lubang intip di blok mesin sebelah kiri, tandanya terlihat huruf T pada mangkok magnet. Pastikan tanda T segaris dengan tanda garis yang ada. Tanda ini menunjukkan piston sudah berada pada titik mati atas.
  2. Pasang noken as exhaust (klep buang). Biasanya terdapat tanda ex pada badan noken asnya. Lihat pada gear di noken as exhaust, disitu terdapat angka 1. Sesuaikan angka 1 itu di bibir kepala silinder.
  3. Lihat di bagian atas ada angka 2. Ini sebagai patokan pemasangan dengan noken as intake (klep masuk). Hitung dari angka 2 di noken as exhaust sampai angka 3 di noken as intake.
  4. Setelah itu, pasanag komponen lainnya
  5. Mesin Satria FU siap untuk di pacu di jalanan.
Sebelum melakukan pemasangan noken as, pastikan bahwa klep mesin tidak bocor dan sudah benar-benar rapat. Saat memasang noken as atau timing gear Satria FU sebaiknya pastikan betul bahwa settingan noken as telah tepat. Semoga informasi mengenai tips dan cara pasang noken as atau timing gear Satria FU ini dapat membantu.
sumber :  http://apritos.com/1146/cara-pasang-noken-satria-fu-yang-benar/

9/29/2015

SETING KOREK SATRIA FU 150


Riset ini didedikasikan untuk para pengguna FU yang masih berstatus pelajar. Mengapa? Karena sekarang ini aku sering liat dijalan semakin banyak anak sekolahan menggunakan FU sebagai sarana transportasi ke sekolah, beberapa tampak masih standar, dan beberapa telah di upgrade sedikit, seperti misalnya pasang knalpot free flow tapi tanpa diikuti langkah lain, jadinya hanya suaranya saja yang kenceng tapi larinya kalah dengan motor standar. Atau ada juga yang fokus ke tampilan saja dengan mengganti pelek dengan tipe jari-jari dan memasang ban super tipis (ban khusus drag maksudnya..), ini menurutku juga kurang baik karena klo mesin motor sehat dan bisa kenceng tapi trus gara-gara pake ban tipis jadi ga bisa belok saat digeber kan malah bahaya, Bro….coba banyangin, pas lagi kebut-kebutan ma Supra x (hehehe…) dan FU berhasil melibas dengan mudanya…tapi trus tau-tau nyungsep di tikungan karena traksi buat menikung kurang…kan tengsin jadinya .
Bertolak dari hal-hal tersebut aku mengadakan riset up-grade performa FU yang dapat dicontoh oleh para pelajar pemakai FU…intinya siy up-grade performa tapi dengan biaya terjangkau oleh para pelajar..hehehe…gitu loh maksudnya khusus pelajar tuh…!
Dari hasil pengamatanku beberapa bengkel top dalam melakukan up-grade terhadap FU selalu mengandalkan penggantian part dengan merek-merek terkenal yang jelas harganya mahal. Menurutku siy semua orang juga bisa ngencengin FU klo duitnya banyak…..tinggal tebus part-part racing yang mahal trus dipasang… jadi deh FU kenceng! Cuman masalahnya bagaimana nasib adik-adik pelajar yang pengen FU-nya juga kenceng tapi uang saku terbatas…hehe..maksudnya belum tentu juga uang sakunya benar-benar terbatas, tapi mereka kan punya pos pengeluaran lainnya juga kaya misalnya biaya nraktir gebetan, biaya merias diri biar cepet laku..hehhe..biaya nyogok nyokapnya gebetan..dan lain-lain, yang intinya membuat pos pengeluaran buat si FU jadi terbatas..
Nah, buat adik-adik pelajar penggenjot FU…yang tua-tua juga boleh nyonto ding, berikut adalah tip up-grade yang (sebagian besar) dah dipraktekin langsung di motorku…yang jelas aku jamin dengan melakukan uipgrade seperti ini tidak akan membuat TTM kalian terlantar,,,piss…
1. Langkah pertama yg paling gampang, ganti Pilot jet dengan ukuran 17.5, bisa pake punya shogun lama. Harga palingan 30rb. Klo mau lebih murah pake merek Kitaco harnganya 17,5ribuan
2. Lepas paking kepala silinder, pake 1 lapis aja yang tengah, langkah ini berarti naikin rasio kompresi dari standarnya 10,2 menjadi sekitar 11,4. Langkah ini siy ke bengkel aja, misalnya sekalian pas servis besar. Klo mau naikin kompresinya lebih tinggi lagi, paking blok bawah bisa dilepas dan ga usah pake paking, cukup pake lem paking aja (yang atas tetep pake 1 paking), trik ini dah dicoba mekanik jogja dan terbukti piston gak tabrakan dengan klep ataupun ada kebocoran oli. Langkah lepas paking blok bawah ini pengen aku cobain tapi blum sempet, ntar pas servis besar lagi aja kayanya.
3. Porting lubang in & out. Lubang in dan out masing-masing di gedein diameternya 1 mm Yang ini juga harus ke bengkel. Beberapa bengkel top mematok harga 300rb hingga 500rb. Tapi bengkel2 balap rumahan palingan 100rb.
4. Ganti karbu (berarti langkah nomor 1 ga perlu), saran pake punya RX King (karena murah, dan cocok dan bisa langsung pasang ke intake manifold dan filter udara standar), spuyer bisa coba PJ 20 MJ 135, setelan udara 1,5 putaran berlawanan arah jarum jam (plis note tiap motor bisa beda2), posisi klip jarum skep di ulir nomor 2 dari atas. Alternatif lain bisa juga pake punya NSR SP yakni Keihin PE 28 harga barunya 600 rbuan yang Thailand (Awas barang palsu china). Klo ganti karbu, sebaiknya juga pasang keran bensin model kompresor buat gantiin aslinya yang model vakum…biar aliran bensin lancar…
5. majuin gigi TOP 1 mata, ini berarti majuin waktu buka tutup katub masuk dan buang. Kalo mau lebih advance lagi setingannya adalah klep masuknya dimajuin 1 mata trus buangnya dimundurin 1 mata…istilah teknisnya buat nyempitin LSA-nya (Lobe Separation Angle…buat optimalkan proses pembilasan di putaran tinggi…hehehe…bingung, bingung deh….), hasilnya juga mantap tapi kerenggangan klep harus dibikin lebih sempit (jadi in 0,07 mm dan out 0,1 mm) dari ukuran standarnya dengan cara mainin tebal shim-nya. Yang ini siy jelas mending ke bengkel aja deh…trus bengkelnya juga harus yang jago.
6. lepas saringan udara (klo dah ganti karbu), yang dilepas hanya elemen saringan udaranya aja…itu tuh yang ada ada kertas saringanya. Sedangkan boknya masih terpasang dan tersambung ke karbu . Kalo masih tetap mau andalkan karbu standar maka saringan satndar masih dapat dipakai/dipasang tapi kertasnya di lubangi dibeberapa tempat, guntingin aja, palingan 3 lubang ukuran 0,5 x 4 cm (panjang x tinggi). Bisa dilakuin sendiri
7. potong kabel koil 2 cm (=ngurangin resistensi kabel sekitar 10%), Bisa dilakuin sendiri. Ingat masang kabelnya lagi harus bener2 kuat, caranya ditusukin dan diputar hingga ngedrat.
8. ganti pake busi Iridium (saran yang agak murah pake merek Sindengen/SDG 30rb) hasilnya lumayan. Klo mau tetep pake busi standar juga gapapa, cuman atur lagi celahnya jadi 0,9 – 1 mm
9. oli pake yang khusus motor (merek apa aja yang penting asli), trus pake yang 10/40.
10. ganti knalpot free flow, saran yang murah dan cukup ampuh pake bikinan Edi Sawangan (yang pelat pernis cuman 250 rb), atau AHAU 400rb….atau SKR 375rb…yang jelas tampilan jadi lebih sangar bin bengis karena bahan knalpot dari pelat yang di pernis doing plus coklat-coklat kaya karatan …jauh dari kesan klimis yang sering ditimbulkan bila pake knalpot aluminium atau krom…hehehe…no offense ya buat yang pake knalpot mahal 2… )
11. Posisi as roda pada penyetel kekencengan rantai diusahakan pada posisi sedepan mungkin, klo perlu potong 2 mata rantainya. Keuntungannya, jarak poros roda depan belakang makin pendek jadi motor lebih lincah bermanuver..khasiat lainnya buat mengurangi bunyi-bunyian dirantai karena rantai beradu dengan lengan ayun.
12. Per kopling di ganjel kurang lebih 1 mm, bisa pake potongan per kopling (bisa pake punya motor apa aja asal diameter sama, harga palingan 15 ribuan), tapi mesti ditipisin pake gerinda dulu biar ga ketebelan. Langkah ini sebaiknya dibengkel aja deh. Trus di ujung kabel kopling yang di atas bak mesin, diujungnya dipakein per yang sering dipakai di rem teromol (harga 5 ribuan) untuk ngedorong tuas pengungkit kopling agar baliknya cepet. Hasilnya kopling jadi cepet baliknya dan motor langsung loncat begitu kopling dilepas….yang jelas kedua langkah ini bisa juga diganti dengan pasang per kopling racing (100 – 150 rb, tapi awas, beberapa pemakai per kopling racing mengeluh motornya cuman enak 3 bulan, abis itu per jadi lembek dan kurang nendang lagi….per kopling standar terutama yang CBU kayanya lebih durable dan dengan diganjel, kekerasannya akan setara dengan per racing). Tapi perhitungkan efek sampingnya yakni jari tangan kiri jadi pegel2 klo lewat jalan macet.
13. Pulser digeser 1 ampe 2 mili…yang ini aku ga tau kenapa bisa bikim motor makin melesat, tapi aku praktekin hasilnya memang berasa kok. Suruh orang bengkel aja yang mundurin.
14. nah klo semua langkah diatas…atau beberapa aja deh…udah dilakukan pasti performa motor dah melonjak. Tapi khusus untuk temen2 di Jakarta ato daerah yang ramai dalam artian trek lintasan pendek2 yang mengakibatkan ga bisa leluasa pol gas di gigi 5 ato 6…maka disarankan ganti gir depan pake yang 13 mata (standarnya 14 mata) bisa pake punya yamaha crypton ato F1ZR…beli aja yang buatan aspira atau indopart cumin 30 ribuan…hasilnya motor lebih narik lagi ampe gigi 6 sekalipun. Langkah ini tidak mengurangi Top Speed secara signifikan (lagian kan disaranin buat yang sering kena macet jadi ga pernah nge-top speed..hehe) malahan justru bikin motor lebih cepat menggapai top speed.
Bila dana masih ada
Langkah lanjutan adalah mengganti CDI, koil dan camshaft racing…paling ga untuk 3 item ini butuh 1,5 juta..tapi sangat setimpal bila dilakukan..hehe.. saran pake CDI XP Andrion HP 7 (400 ribu) dipadu ama koil andrion juga (170 ribu). Sebagai informasi, untuk teman2 di jawa tengah ma timur lebih suka pake CDI Rextor. Untuk CDI BRT sebenarnya bagus juga, hanya saja menurut produsennya dan dari hasil test, BRT hanya cocok bila koil masih pake yang standar…klo koilnya racing malah kadang drop tenaganya atau CDI-nya cepet mati.

Bila CDI telah diganti racing maka sebaiknya per klep juga diganti yang lebih keras, bisa pake merek2 racing seperti WRD, CLD, TK, dll…atao bisa juga pake aslinya tapi diganjal 1 mm (ini lebih recommended karena kasusnya sama dengna per kopling, yang racing kadang jadi lembek lama-lama…
Untuk camshaft/noken as bisa pake WRD, CLD, Kawahara, Akutagawa (850 – 1 jutaan…ato NMF yang hampir 2jutaan)…ato apalah terserah…soalnya aku sendiri blum nyobain klo yang ini. Klo dah ganti chamshaft pake yang racing berarti langkah No. 5 tidak perlu dilakukan.
Semoga berguna.
Porting Polish
Lepas packing, pake 1 aja yang tengah
Busi Sindengen Iridium
Karbu RX-King, PJ 20 MJ 150
PAIR dinon-aktifkan
Kabel koil potong 2 cm
Pulser dimundurin 2 mm
Per kopling di ganjal 1 mm
Semi open filter
Celah klep in 0,07 mm out 0,1 mm
Klep in maju 1 mata, out mundur 1 mata
Gear 13/43
Performa: gigi 4 120 kpj (mentok limiter)..gigi 5 135 kpj…gigi 6..blum pernah ketemu jalan yg cukup sepi buat full throttle…
Denah bengkel langganan ane COIL Speed…!
namanya rada aneh mungkin kepanjangan dari dua mekanik gokilnya yaitu Si KOEK dan Si ULIL…hehe..jadinya disingkat COIL..
sumber : https://bintorowisnu.wordpress.com/2010/03/17/satria-fu-150-seting-korek-harian-buat-pelajar/

9/28/2015

Suzuki Satria 150 FU…trondol-pun tetap kelihatan ganteng

Tidak gampang membuat desain yang enak dilihat mata, sreg dihati serta masuk keselera semua orang. Nah….khusus Satria FU 150, IWB harus acungin jempol buat Suzuki sebab dari opini pribadi motor berbanderol 18 jutaan OTR DKI ini memang mempunyai desain sepanjang masa alias tidak ada bosannya untuk dilihat….
Dengan engine DOHC 150cc, semua tidak ragu atas ngribritnya sikuda besi. Didukung bobot yang ringan membuat accelerasi terasa nampol pada putaran atas.  Tapi IWB tidak akan bahas perkara itu. Melainkan dari sisi lain yakni desain. Yup…gen ayago yang selalu digemari kawula muda akibat gurat desainnya tetap melegenda tidak tenggelam oleh jaman. Lawong trondol aja tetap kelihatan ganteng. Ora percoyo??…
IWB disodori sebuah penampakan modif minimalis. Saking minimnya semua serba terbuka…..mulai dari CE, fairing   plus spatbor (nggak jelas part substitusi atau handmade) yang buntung bagian belakang.  Tidak hanya itu…karena jika diperhatikan dengan lebih detil, semua serba dikurangi seperti ukuran pelk (ganti spoke wheel) dan ban, hilangnya box filter, ketebalan jok yang dipapras tipis mengikuti kontur material. Jujur, sentuhan membuat nuansa nungging semakin terasa…..
Yang menarik adalah keputusan siempu melengserkan knalpot asli dengan versi lawas. Hasil ternyata membuat penampilan terlihat kalem sekaligus galak. Kenapa?? karena laburan chrome seirama dengan piringan cakram yang makin modis. Desain wave tampak berhasil mendongkrak visual secara keseluruhan. Sayang owner kurang memperdulikan faktor keselamatan dengan ban yang diapikasi (terlalu kecil). Tidak bisa membayangkan kalau terjadi panic brake…pasti ngesot tuh. Kemudian penghilangan spion juga menjadi sumber malapetaka yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ingat modifikasi boleh, tapi jangan sepelekan faktor safety!!! ….
Bagaimanapun kondisinya……Satria FU tetap kelihatan cakep. Mau trondol atau berjubah lengkap, aura racing underbone tidak pernah hilang. Makanya angka penjualan selalu terjaga cenderung meningkat.  Power….jos, desain?…maknyus. Last…monggo intip Suzi FU hasil jepretan yang diambil dari salah satu biker berasal dari Jember, Jawa Timur. Walau bisa dibilang alay style tapi tetap enak dipandang mata. Gimana bro, ada komentar??….(iwb)

Modifikasi Satria FU Walang Sangit


Pemirsa, dari sederet profil modifikasi Satria FU yang pernah saya tampilkan diblog ini, hampir semuanya mengusung tema high performance modification, speed and power oriented. Beberapa profil lain yang masih jadi draft artikel saya juga rata2 fu harian penganut aliran keras ini :D. Saya sadar betul bahwa tak semua fuers doyan dengan modifikasi speed oriented. Nah, makanya kali ini saya sengaja memilihkan sesosok satria fu yang sedikit berbeda dari profil fu sebelumnya. Nama panggilannya Walang Sangit, kepunyaan bro Farid Isnain, seorang kawan fuers yang namanya sering saya lihat mondar-mandir dibeberapa forum diskusi online dengan signature khasnya; renungan kloset 14 purnama. hehehe.



Brader kita yang ternyata seorang abdi negara ini (PNS, red) sepertinya memang bukan tipe speed oriented. Ia tak terobsesi memodifikasi fu-nya sekencang mungkin seperti kebanyakan fu rider lain yang tergila gila dengan Top Speed selangit (walau saya menangkap kesan bahwa ia sebetulnya pengagum berat si buta, :D). Dua tahun memiliki si walang sangit, bro farid tak bergeming dengan godaan bore up maupun stroke up. Setia dengan mesin standar dan balutan body standar bawaan motor, ia lebih memilih ‘mempersenjatai’ fu nya dengan sederet part aftermarket dan aksesoris berkelas yang mampu mendongkrak penampilan si walang sangit. Dan terbukti, walau tanpa modifikasi yang njelimet baik disektor mesin maupun ubahan bodywork ala motor kontes, si walang sangit mampu tampil ciamik dan ‘gak pasaran’. Fitur-fitur yang dipadupadankan di raga si walang sangit berhasil memberikan kesan kekar, elegan, dan hitech pada sosok belalang tempur 150cc ini.



Data spek modifikasi yang nemplok di si walang sangit saat ini:
Satria FU 2011, Jakarta Timur
Mesin Standar 150cc
Knalpot DBS Pelangi (sebelumnya pake R9 New Mugello)
Karburator Keihin PWK 28mm (38/115)
CDI XP Stage 2
Koil XP 5A
Busi NGK Platinum
Per Kopling Daytona
Kanvas Kopling TDR
Gas spontan KTC
Speedometer KOSO
Voltmeter KOSO
Swing Arm DBS
Monoshock YSS
Velg Takasago excel 1.60 – 1.85
Ban FDR Spartax 70/90 – 80/90
Tromol depan smash
Tromol belakang variasi no merk
Jeruji TDR
Gear Set SINNOB
Discbrake depan TZM
Discbrake belakang ori FU
Selang Rem KTC
Master Rem KRS
Handle Ride It
Spion KOSO Carbon
Footstep Underbone NUI
Setang jepit NUI
Stabilizer shock Racing Boy
Tutup cover gear NUI
Tutup filter oli Racing Boy
Handgrip Harris
Bulb Lamp Autovision
Baut Monel full body

Karena penasaran dengan riwayat si walang sangit, beberapa hari yang lalu sayapun ‘menginterogasi’ bro farid, hehe. Konon pemirsa, FU kelahiran 2011 ini hampir saja jadi korban perampasan bersenjata, walau akhirnya berhasil digagalkan berkat kegigihan empunya mempertahankan si walang sangit yang saat itu baru berusia dua minggu. Waduhhh…serem bener pengalamannya. Tapi justru sejak pengalaman buruk itu, doi malah semakin semangat melengkapi berbagai ‘peralatan perang’ untuk tunggangannya. Supaya lebih jelas, simak saja langsung penuturan sang empu tentang riwayat modifikasi FU nya dari tahun 2011 sampai sekarang.

————-

WALANG SANGIT….. (hasil merenung 14 purnama)
by R. Farid Isnain.

Agar terlihat beda, sudah barang tentu ini yang ada di benak saya ketika membenamkan beberapa aseso di Satria FU 150 ini. Baru saja berumur 2 minggu sempat mengalami kasus penodongan di daerah Klender tepatnya di sebuah parkiran studio editing video, pelaku mengancam dengan 2 pistol di kepala. Entah apa yang merasuki saya waktu itu, dengan berani akhirnya terjadi asyik tarik menarik (bukan kebut-kebutan) motor. Kelar aksi todong menodong, jantung deg-degan tidak karuan kepala juga pusing sampai keesokan harinya akhirnya diputuskan untuk mengganti sarana pendongkrak tenaga dengan cukup nyicil 3 pilar.

Keesokan paginya motor langsung masuk toko sparepart langganan. Pemikiran saya waktu itu sangat sederhana, yakni paling tidak bisa lebih unggul dari Scorpio dan Jupiter MX (maklum yang menodong malam itu pelakunya menggunakan motor ini). Akhirnya ditebuslah Koil Protec Carspeed, Knalpot R9, dan tak lupa Rextor LE, Per Kopling Daytona, dan Kanvas Kopling TDR. Namun ketika hendak memasang CDI kurang beruntung karena tukar guling kabel bisa dibilang tidak berhasil (maklum FU saya AHO dan Rextor LE itu untuk Non AHO). Ngubek-ngubek gudang akhirnya saya menemukan PWK 28 mm bekas dan langsung dipasang juga.

Seperti inilah walang sangit ketika pertama bertansformasi



Tidak lama setelah ubahan tersebut akhirnya ditebus juga CDI XP berikut koilnya untuk melengkapi 3 pilarnya. Setelah dipikir-pikir lebih lanjut saya ini tadinya kan kepingin untuk modifikasi tampilan kok malah gatel kepingin modifikasi mesin juga? Oh tidak saya harus focus satu hal saja. Mencari-cari sumber referensi modifikasi akhirnya dilakukan selama berbulan-bulan sambil menabung untuk membeli part yang diinginkan. Akhirnya belanja berikutnya adalah membeli arm dbs, gear sinnob, underbone NUI, Shockbreaker YSS type tabung pisah, velg takasago, stabilizer shock, disc TZM, dll. Muncul perasaan cukup puas ketika membenamkan part-part tersebut di Walang Sangit kesayangan.

Rasa puas belum merasuki hati. Selang beberapa bulan kemudian kesengsem dengan GoPro HD 2, spidometer KOSO RX2N tutup cover gir NUI, tutup filter oli racing boy, shock stabilizer racing boy, dan voltmeter KOSO, akhirnya ditebus juga piranti tersebut.

Berikut ini adalah video dari GoPro HD 2 yang menclok di body pada saat itu

http://www.youtube.com/watch?v=fkOLMxv3vow

Galau berlanjut ketika melihat sebuah merk knalpot kok rasanya sangat bergairah sekali. Putar otak cari duit gak lama kemudian dibenamkan juga DBS Pelangi

Memang yah om-om rempong galau…..

sumber : http://satria155.com/modifikasi-satria-fu-walang-sangit-fitur-komplit-ciamik/

modifikasi satria f 150